Alhamdulillah pada suatu petang singgah berbuka
puasa di sebuah kedai Tomyam milik
kawan Pak Ngah, seorang haji dari Pattani
kami hanya memesan menu yang ringkas sahaja.
Tapi hidangan yang ringkas ini begitu mengujakan
kerana kali ini hidangan
di hiasi dengan bahan-bahan sayuran
dari dapur sahaja.
Saya fikir tentu saja mereka yang di dapur ini sungguh kreatif,
menikmati tugasan dengan penuh dedikasi.
Pasti cukup puashati dapat menyediakan hidangan
kepada pelanggan secara istimewa. Naluri saya terdetik begitu.
Bersama pelanggan yakni bakal tetamu Allah
Hari minggu sabtu dan Ahad
selesai urusan rumah tangga, atau restoran,
antara jam 11.00/12.00 hingga jam 6.30 petang
saya akan berada di DSM (D'Sham Muslim Shoppe).
Biasanya pada hari-hari tersebut ada pelanggan
secara walk in muncul di muka pintu.
Kebanyakkan mereka adalah bakal tetamu Allah
yang akan berumrah atau berhaji insyallah.
Mereka yang ada di dalam foto ini adalah antaranya.
Sambil membelek2 barang kami akan berbual dan berkongsi cerita
tentang barang yang perlu juga tips-tips ketika di sana juga persedian diri.
Dari sembang-sembang ilmiah tersebut terpamer jelas diwajah tetamu Allah ini
hati nan bening serta rindu untuk sampai ketanah suci.
Sedikit perkongsian ilmu dari saya yang masih belajar ini
mudah-mudahan membuka sedikit ruang minda
mereka untuk hadir ke tanah suci tanpa ragu penuh harap kepadaNya.
Anugerah rasa antara kita sebagai tetamunya
mungkin berbeza-beza,
hanya yang pernah hadir di sana
mengenal erti anugerah rasa itu.
Namun mampukah kita mengekalkan
anugerah rasa itu bila kembali semula ke tanah air kita.
Rutin hidup serta anugerah rasa itulah yang perlu kita pupuk dan jaga sentiasa.
Sanggupkah kita mengulangi semula segala kejahilan diri kita.
Tidakkah kita ingin berubah untuk maju setapak lagi membina kehidupan
yang diredhaiNya.
Tanyalah diri kita, dimanakah kita sebenarnya.
Jom audit lagi diri kita
Memenuhi Panggilan Allah
Haji/umrah secara umum berarti menyengaja
untuk menuju Tanah Suci Makkah dalam rangka memenuhi panggilan Allah swt.
Kalimat Labbaik Allahumma Labbaik,
labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk la syarika laka
yang dikenal dengan istilah talbiyah adalah senandung para jamaah haji/umrah.
Makna dari talbiyah secara umum adalah sebagai berikut :
1. Labbaik Allahumma Labbaik,
artinya adalah kami memenuhi dan akan melaksanakan perintah-Mu ya Allah.
2. Labbaika la syarika laka labbaik,
artinya tiada sekutu bagi-Mu dan kami insya Allah memenuhi panggilan-Mu.
3. Inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulka la syarika laka,
artinya sesungguhnya segala pujian,
nikmat dan begitu juga kerajaan adalah milik-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu.
Apa yang disenandungkan oleh para jamaah haji ini
mengandung unsur yang fundamental dalam ajaran Islam.
Janji untuk memenuhi panggilan Allah -
jika keluar dari lubuk hati yang paling dalam-
akan memotivasi jamaah melaksanakan haji dengan sungguh-sungguh,
dan berusaha melaksanakan alfabeta kegiatan haji dengan semaksimal mungkin.
Pernyataan untuk tidak menyekutukan Allah,
akan membuat para jamaah haji berhati-hati dari segala macam praktik yang berbau syirik. Banyak tempat di tanah haram yang secara sembrono diyakini
orang dapat mendatangkan kebaikan dan menolak musibah,
padahal kenyataannya tidaklah demikian dan tak ada dalil yang menyatakan hal itu.
Jika hal ini tidak diantisipasi dengan komitmen tidak menyekutukan Allah,
jamaah haji bisa kehilangan pahala ibadahnya .
Sedangkan pernyataan bahwa pujian,
nikmat dan kerajaan hanya milik Allah akan menjadikan
para jamaah haji sebagai tamu-tamu Allah yang baik,
tidak congkak dan selalu sadar akan kelemahan dirinya
yang sangat memerlukan bimbingan dan pendoman dari Allah.
Inilah jiran kedai D'Sham Muslim Shoppe kala ini
KONGSI KATA-KATA HIKMAH
Wasallam
4 ulasan:
makanan yg simple la lebih menyelerakan...
Assalamualaikum Shami
makan yg simple kalau dihias dengan baik
Insyaallah menambah selera lagi
Salam afezz
Ya, alhamdulillah..
Salam cik Rozali
Ya, selera terbuka, barulah makanan dapat dinikmati ssepenuhnya.
Catat Ulasan